WORKSHOP

VPN Sebuah Konsep, Teori dan Implementasi

JADWAL KEGIATAN

1.       Bedah buku  :

Kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 6 Mei 2006, jam 09.00 – 12.00 WIB dengan agenda:

·         Pembahasan teknologi VPN

·         Demo VPN

Tempat : Theater PENS

Biaya : GRATIS (terbuka untuk umum)

 

2.       Tutorial & Workshop :

Workshop akan dilaksanakan pada tanggal 19-20 Mei 2006, jam 09.00 – 16.00 WIB.

Tempat : Lab. Jaringan Komputer
Jurusan Teknologi Informasi

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ITS

 

INSTRUKTUR

 

1. Aris Wendy

-       alumni PENS ITS

-       praktisi bidang Teknologi Informasi

-       pengelola bukuweb.com

-       penulis buku “VPN Sebuah Konsep,

    Teori dan Implementasi”  dan

    “Membangun VPN Linux secara cepat”

 

2. Tim Network Admin PENS

 

BIAYA & FASILITAS

·         Biaya bedah buku : GRATIS

·         Biaya workshop sebesar Rp 400.000,- selama dua hari dengan fasilitas :

1.       Buku “VPN Sebuah konsep, Teori dan Implementasi” karangan Aris Wendy.

2.       Penggunaan komputer setiap peserta satu komputer

3.       Sertifikat

4.       Makan siang dan 2x cofee break

5.       Seminar Kit

 

Pembayaran dapat dilakukan dengan transfer :

A/n Nana Ramadijanti, SKom.MKom.

BNI Cabang Graha Pangeran Surabaya

No. Rekening 0054347042

 



PENDAFTARAN

Pendaftaran dapat dilakukan setiap jam kerja di Jurusan Teknologi Informasi PENS, atau melalui panitia paling lambat 5 Mei 2006 (Bedah Buku) dan 17 Mei 2006 (Workshop/Tutorial VPN)

 

 

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:

M. Udin Harun   03171241319

Hero Yudho       03170373641

 

Atau melalui email : trainingit@eepis-its.edu

dan

www.eepis-its.edu/inhouse/vpn.html

  

 

Terselenggara atas kerjasama :

Jurusan Teknologi Informasi

Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

dan BukuWeb.com

 

 

MATERI WORKSHOP

Hari - 1: Jum'at, 19 Mei 2006

  1. War driving dan Hacking Overview
  2. VPN Overview
  3. 09.00 - 10.00 : Bab I Perlunya Membangun koneksi VPN
  4. 10.00 - 11.00 : PSec vs PPTP
  5. 11.00 -13.00 : ISHOMA
  6. 13.00 - 13.30 : System Header
  7. 13.30 - 14.30 : Instalasi PPTP Windows
  8. 14.30 - 14.45 : Coffe Break
  9. 14.45 - 15.45 : Instalasi PPTP Linux
  10. 15.45 - Selesai : Instalasi IPSec Server (linux) - Compile Kernel

Hari - 2 : Sabtu, 20 Mei 2006

  1. 09.00 - 10.00 : Continue configure IPSec Server
  2. 10.00 - 10.30 : Kolaborasi FreeSWAN dengan Windows
  3. 10.45 - 11.45 : Koneksi Dialup dengan Client wwindows
  4. 11.45 - 12.45 : Koneksi VPN Menggunakan CDMA
  5. 12.15 - 13.00 : ISHOMA
  6. 13.00 - 13.30 : Koneksi VPN Menggunakan GSM
  7. 13.30 - 14.45 : Firewall dan paket filtering IPSec (windows - linux)
  8. 14.45 - 15.00 : Coffe Break
  9. 15.00 - 15.30 : Koneksi LAN to LAN
  10. 15.30 - 16.00 : Aman menggunakan telnet dengan VPN
  11. 16.00 - 16.30 : Benchmark Algoritma VPN
  12. 16.30 - 17.00 : Benchmark Tipe VPN

Pengantar Teknologi Virtual Private Network (VPN)

 

Menurut report yang dikeluarkan oleh Vertical Systems Group, penghasilan dari IP VPN sebesar $ 34.6 milyar diprediksikan akan diterima oleh Amerika Serikat untuk periode 2004–2009. Dari keseluruhan penghasilan yang didapat, service-service dibidang network yang menggunakan MPLS dan IP Network menempati 50% dari total penghasilan.  Menurut report tersebut, pada tahun 2009 akan terdapat sekitar 1,7 juta site dengan teknologi VPN.

 Teknologi VPN terasa bagaikan magnet bagi pelaku IT yang berimbas pada kebijakan sektor lainnya. Dengan memberikan feature lebih dibanding network tradisional pada umumnya, VPN memberikan harapan lebih terhadap security dan performance. Tetapi pertanyaannya siapkah Indonesia untuk mengimplementasikan teknologi VPN secara bijak? Infrastruktur yang tergolong mahal ditengah himpitan kesulitan ekonomi merupakan tantangan yang harus dijawab secara tegas oleh pelaku IT Indonesia.

Berbagai komunitas IT menawarkan beragam metode VPN sebagai jembatan untuk mengimplementasikan kebutuhan akan teknologi tersebut. Mulai yang berjalan pada layer 2 (PPTP) sampai layer 4 (SSL) atau mulai yang memakai algoritma MD5, SHA1, DES, 3DES sampai AES. Tetapi sekali lagi siapkah Indonesia ? Kemajemukan aplikasi yang terlanjur dipakai mau tidak mau harus siap menerima teknologi tersebut.

Atas alasan itulah workshop ini diselenggarakan sebagai modal untuk memberikan pemahaman secara menyeluruh tentang teknologi VPN untuk pelaku IT Indonesia. 

Perlunya Membangun Koneksi VPN

Dalam dunia industri, kemudahan akses terhadap informasi merupakan salah satu kunci untuk dapat bersaing dan memenangkan kompetisi, karena dengan adanya informasi yang cepat dan akurat dapat meningkatkan kinerja suatu instansi. Tetapi dibalik itu semua, investasi yang ditanam tidak sedikit nominalnya. Dengan pemahaman secara menyeluruh, diharapkan peserta dapat mengimplementasikan teknologi sesuai dengan kebutuhan.

IPSec vs PPTP

VPN dapat diimplementasikan dalam beberapa layer, mulai dari layer 2 (PPTP), layer 3 (IPSec) dan layer 4 keatas (SSL). Pada materi ini akan dibahas secara rinci, IPSec dan PPTP mulai dari tipe block cipher, algoritma authentikasi dan enkripsi sampai pada perbandingan IPSec dan PPTP. Pembahasan secara rinci dalam bab ini dapat mempermudah proses instalasi pada workshop.

Sistem header

Logika paling mudah untuk memahami sekuritas suatu protocol adalah dengan memahami sistem headernya. Kompleksitas suatu protocol ditandai dengan banyaknya extra header didalamnya. Banyaknya extra header akan menjadi bumerang dengan semakin lambatnnya aplikasi yang berjalan diatasnya.

 

PPTP Windows 2000

Windows sebagai OS yang cukup familiar dikalangan user Indonesia, juga mensupport protocol tersebut. Dengan feature GUI nya, PPTP dapat dengan mudah diimplementasikan.

 

PPTP dengan PoPToP (linux)

Linux yang sangat digemari oleh para admin, juga tidak terlalu sulit mengimplementasikan PPTP. Bahkan Linux juga dapat dengan mudah berkolaborasi dengan user windows.

Implementasi IPSec Untuk Windows

IPSec telah diakui banyak vendor hardware seperti Cisco dan Juniper karena mempunyai feature lebih pada layer 3. Daam hal ini Microsft memulainya pada windows 2000 dengan menempatkan DES dan 3DES sebagai algoritma enkripsinya.

Setting VPN Server IPSec (linux)

Implementasi IPSec pada linux dimulai dengan aplikasi FreeSWAN. Team ini mampu meramu IPSec dapat berjalan dengan mudah pada linux dan dapat berkolaborasi dengan operating sistem lainnya seperti windows.

 

Koneksi dial-up dengan client windows

Tanpa bermaksud mengurangi kenyamanan, VPN bisa diterapkan pada infrastruktur PSTN. Dengan mengirim data pada saat yang dibutuhkan saja, kita bisa menghemat fulus.

 

Koneksi VPN menggunakan CDMA

CDMA sebagai salah satu teknologi wireless, sangat memudahkan bagi user mobile. Top management dimanjakan dengan akses tak terbatas tetapi masih terjamin sekuritas data yang dikirim.

 

Koneksi VPN menggunakan GSM

Pemilihan infrastruktur sesuai kebutuhan merupakan kelebihan aplikasi yang kita setting pada PC box. Kita tidak bisa membayangkan sudah berapa interface modular yang akan kita pakai jika menggunakan hardware (pabrik).

 

Firewall dan paket filtering IPSec (linux-windows)

Pada dasarnya secara tidak langsung, aplikasi VPN sudah menerapkan paket filtering. Hanya paket yang mempunyai header VPN saja akan diteruskan.

 

Koneksi LAN to LAN

Koneksi VPN dengan LAN to LAN secara dial on demand sangat cocok untuk aplikasi SOHO yang membutuhkan tingkat sekuritas tinggi.

 

Aman menggunakan telnet dengan VPN

VPN merupakan jawaban atas kegundahan pemakaian aplikasi yang sangat rentan terhadap serangan dari luar. VPN akan membungkus setiap paket yang lewat dengan algoritma tersendiri.

 

Benchmark algoritma VPN

Pemilihan algoritma sesuai dengan kebutuhan dapat meningkatkan kinerja aplikasi yang kita pakai didalamnya.

 

Benchmark  tipe VPN

Perkembangan VPN disambut dengan antusias oleh seluruh komunitas didunia. Dengan memilih tipe VPN yang cocok bagi kita merupakan makna penting dari keseluruhan isi buku “VPN Sebuah Konsep, Teori dan Implementasi”.